Sumber : Istimewa
Money Heist: Korea - Joint Economic Area mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat. Ditayangkan dalam enam episode, musim kedua belum mengungkapkan jadwal siaran.
Namun dibalik kesuksesan tersebut, ada adegan dalam Money Heist: Korea - Joint Economic Area yang saat ini sedang menjadi kontroversi di Korea Selatan. Adegannya adalah ketika Tokyo memilih aliasnya.
Tokyo dikatakan sebagai warga negara Korea Utara yang meninggalkan negaranya untuk kehidupan yang lebih baik di Korea Selatan. Di negaranya, dia adalah korban pelecehan seksual yang membunuh pelaku untuk melindungi korban lainnya.
Sedangkan pada titik terendahnya, ia kemudian diminta bergabung oleh Profesor. Ketika semua bandit berkumpul, Profesor meminta mereka untuk memilih nama kota di seluruh dunia sebagai alias.
Adegan yang dimaksud adalah saat Tokyo mengungkapkan alasan memilih kota tersebut sebagai alias. "Karena kita akan melakukan hal buruk, kan?" kata Tokyo.
Mungkin bagi yang tidak mengerti konteksnya, alasannya terdengar tidak berarti. Namun di Korea Selatan, alasan tersebut pernah menjadi bahan lelucon di awal tahun 2000-an.
Pada saat itu, orang Korea akan mengakui bahwa mereka adalah orang Jepang ketika mereka akan melakukan hal-hal buruk di luar negeri. Hal ini dilakukan agar mereka tidak mempermalukan Korea Selatan.
Namun kini, lelucon tersebut sudah tidak berlaku lagi di Korea Selatan. Sehingga, banyak anak muda yang menyampaikan protesnya di sejumlah forum online.
"Aku bersumpah aku adalah orang Korea, aku juga tidak suka Jepang, tapi sentimen anti-Jepang di adegan tersebut tidak beralasan. Jika aku menonton film Vietnam dan nama karakternya Seoul kemudian membunuh orang, aku juga pasti akan membencinya. Aku tahu Vietnam dan Korea tak punya sejarah seperti Korea dan Jepang tapi tetap saja," ujar salah satu netizen.
"'Ayo kita satukan kembali Korea Selatan dan Utara, tapi Jepang itu buruk!' Apa kalian tidak bisa melihat ke arah mana keyakinan politik si sutradara? Seharusnya dia menyimpannya sendiri," tambah lainnya.
Money Heist: Korea - Joint Economic Area mendapat respon yang baik dari penonton global. Namun di Korea Selatan, serial ini dianggap tidak kreatif dan memiliki plot yang mengejutkan.
Mengenai kontroversi ini, Netflix belum angkat suara.
![]() |
| GOYANG SENDIRI DADUNYA DISINI |

Posting Komentar