Mengapa Air Laut Tidak Dapat Diminum?

 Mengapa Air Laut Tidak Dapat Diminum?

Air Laut


GLX GAMES - Air laut jauh lebih besar daripada air tawar di Bumi. Namun, mengapa tidak bisa diminum sehingga bisa menjawab masalah krisis air?

Menurut sebuah studi dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), sekitar 72 persen Bumi tertutup air, dengan 97 persennya adalah air asin yang tidak dapat diminum.


Dikutip dari Live Science, air laut yang asin tidak akan menghilangkan dahaga Anda. Minum terlalu banyak bahkan dapat menyebabkan kematian karena dehidrasi. Karena konsumsi air laut terlalu berat untuk diproses oleh ginjal.


Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) mengatakan sekitar 3,5 persen berat air laut berasal dari garam terlarut. Jika semua garam di lautan dihilangkan dan tersebar di setiap permukaan tanah di Bumi, lapisan garam akan naik lebih dari 166 meter atau setara dengan bangunan 40 lantai.


Rob DeSalle, kurator di Sackler Institute for Comparative Genomics di American Museum of Natural History, mengatakan rasa asin air laut terlalu tinggi untuk diproses dengan aman oleh manusia. Pasalnya, sel manusia membutuhkan air dalam bentuk murni.


"Bagi sebagian besar hewan, ginjal menyaring limbah dari air [yang masuk ke dalam tubuh]," kata DeSalle.


Hal ini dilakukan dengan menghilangkan kandungan garam melalui urin yang dihasilkan oleh ginjal dengan melarutkan kotoran dalam air berlebih. Kemudian, kotoran dikirim ke kandung kemih untuk dibuang.


Menurut NOAA, ginjal hanya bisa menghasilkan urin yang tidak lebih asin dari darah kita. Sementara itu, air garam mengandung lebih dari tiga kali jumlah garam yang biasanya ada dalam darah manusia.


Ini berarti untuk setiap cangkir air garam yang Anda minum, Anda harus minum setidaknya volume air yang sama agar ginjal Anda mengeluarkan semua garam.


Mamalia laut


Beberapa hewan di laut memiliki kemampuan beradaptasi yang memungkinkan mereka meminum air asin dengan aman. Misalnya, elang laut, camar, dan penguin, yang mungkin menghabiskan waktu berminggu-minggu di laut terbuka tanpa air tawar.


Mereka memiliki kelenjar garam khusus dan alur di paruhnya untuk menyaring dan membersihkan kelebihan garam dari air yang dicerna sebelum masuk ke perut dan diserap ke dalam tubuh.


Menurut Masyarakat Audubon, mamalia laut seperti paus, lumba-lumba, dan anjing laut juga telah mengembangkan adaptasi terhadap kehidupan di lingkungan tanpa air tawar.


"Mamalia laut telah mengadaptasi enzim khusus dan struktur seluler yang memungkinkan mereka membersihkan kelebihan garam dari sistem mereka," lanjut DeSalle. "Sepertinya mereka memiliki ginjal super."


Jadi mengapa kita tidak bisa? Para ahli mengaitkannya dengan proses manusia, dan hampir semua hewan darat lainnya. Itu, mereka muncul dari laut purba ratusan juta tahun yang lalu dan mulai beradaptasi dengan kehidupan di darat dengan air asin yang sangat sedikit.


Ini kemungkinan besar membentuk adaptasi biologis untuk air minum tawar.


"Sebagian besar nenek moyang kita tidak terpapar air asin, baik itu hewan biasa, primata, atau insektivora," kata DeSalle. "Jadi seleksi alam mengasah pengolahan air non-garam, dan fisiologi kita menjadi sangat baik sehingga mengganggunya dengan air asin menjadi sangat berbahaya dan merusak."


Desalinasi


Dikutip dari situs US Geological Survey (USGS), ada cara untuk menjernihkan air laut agar bisa diminum. Prosesnya dilakukan melalui desalinasi menggunakan tabung 'solar still' portabel.


Sederhananya, itu mengubah air laut menjadi air tawar dengan menghilangkan garam terlarut dalam air laut. Air laut dimasukkan ke dalam lubang di tanah atau wadah yang ditutup rapat dengan lembaran plastik.


Pastikan semuanya diterangi oleh Matahari. Perlahan-lahan, udara lembab mengembunkan tetesan air di bagian bawah lembaran plastik, dan karena tegangan permukaan, tetesan air menempel pada lembaran dan menetes ke bawah. Air ini bisa dikonsumsi.


"Ini mungkin tampak semudah merebus air laut dalam panci, menangkap uap dan memadatkannya kembali menjadi air (suling)."


Desalinasi bukanlah ilmu pengetahuan modern. Banyak peradaban kuno menggunakan proses ini di kapal mereka untuk mengubah air laut menjadi air minum. Saat ini, pabrik desalinasi digunakan untuk mengubah air laut menjadi air minum di kapal dan di banyak daerah kering di dunia.


Metode lain adalah prosedur "osmosis terbalik". Air, yang mengandung molekul garam terlarut, dipaksa melalui filter yang merupakan membran semipermeabel. Molekul garam yang lebih besar dari lubang filter secara otomatis disaring.


Reverse osmosis adalah cara yang efektif untuk menghilangkan garam dari air garam, tetapi lebih mahal daripada metode lain.



DIJAMIN CUANNYA BANYAK MAIN DISINI

BANDAR DADU - BANDAR SAKONG - ADU QIU QIU - BANDAR QIU QIU - GLX GAMES - BOLA TANGKAS - HAPPY ROYAL - GLX GAMES - POKER - DOMINO - SICBO - OGLOK - SLOT

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama