| Revitalisasi KUA |
GLX GAMES - Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan program prioritas yang terus dilakukan Kementerian Agama. Program ini dicanangkan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sejak tahun 2021.
“Ada lima hal yang ditransformasi dalam rangka revitalisasi KUA,” kata Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag M. Adib saat menjadi narasumber Bimtek Petugas Layanan KUA di Sulawesi Selatan.
Mengubah profil layanan KUA
Transformasi pertama adalah mengubah profil layanan KUA yang selama ini bersifat dokumentasi dan administrasi menjadi berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Bentuknya berupa bimbingan, layanan, konsultasi, dan pendampingan persoalan keluarga dan keagamaan,” kata Gus Adib, panggilan akrabnya, di Kota Makassar, Kamis (30/6/2022).
KUA bersifat aktif dan tanggap dalam melayani masyarakat
Transformasi kedua, lanjut Gus Adib, KUA bersifat aktif dan responsif dalam melayani masyarakat. Petugas KUA harus rela jemput bola saat melakukan layanan.
Kemudian, transformasi ketiga yaitu KUA harus hadir dan mendampingi masyarakat.
“Petugas KUA diharapkan terdepan dalam mengetahui dan berupaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Gus Adib.
Pelayanan KUA harus berorientasi pada hasil
Kemudian, transformasi keempat yaitu pelayanan KUA harus berorientasi pada hasil.
“Petugas KUA harus melaksanakan tugas sepenuh hati dan tidak asal bekerja,” kata Gus Adib.
Terakhir, transformasi kelima, KUA menjadi leading sector dalam pembangunan keluarga.
“KUA memimpin jejaring di tingkat kecamatan dalam membangun ketahanan keluarga,” tambahnya.
Berdasarkan data Direktorat Pembinaan KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, pada tahun 2021 telah dilakukan revitalisasi KUA di 106 KUA. Selanjutnya, pada semester I 2022 sedang dilakukan revitalisasi di 400 KUA.
![]() |
| JADI BANDAR LEBIH MENEGANGKAN BISA MENANG BANYAK |
BANDAR DADU - BANDAR SAKONG - BANDAR CEME - ADU CEME - SLOT - SICBO - OGLOK - BOLA TANGKAS - HAPPY ROYAL - POKER - DOMINO - GLX GAMES

Posting Komentar