GLX GAMES - Sejumlah pekerja saat mengecat median jalan yang telah selesai dibangun Ricky Lodar/ IDN Times
Masalah ganti rugi lahan akibat pelebaran Jalan Cendrawasih membuat proses pelebaran jalan tak bisa dirampungkan.
“Jadi pengerjaan Jalan Cendrawasih itu ada sedikit masalah, jadi beberapa titik belum dikerjakan. Jadi saya sudah sampaikan jika 10 soalnya, lalu dua soal yang mudah dulu yang dikerjakan,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Robert Mayaut di ruang kerjanya, Senin (4//7/2022).
Jalan Cendrawasih yang masuk dalam program multi years Pemkab Mimika dikerjakan sejak tahun 2016, hampir rampung seluruhnya, mulai dari pertigaan lampu merah gereja Katedral hingga check point Kuala Kencana PT Freeport Indonesia dengan jarak 14 km.
“Jadi yang terjadi itu kurang lebih 14 titik yang belum dikerjakan jadi kita berurusan dengan OPD lain berkaitan dengan tanah kemudian diganti bangunan. Itupun harus diplot anggarannya,” kata Mayaut.
Tim appraisal akan diturunkan perkiraan biaya ganti rugi tanah
Untuk memastikan harga tanah, PURP akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Mimika untuk menganggarkan ganti rugi lahan.
Untuk menentukan harga ganti rugi lahan, tim penilai akan dikirim untuk memperkirakan harga lahan dan bangunan di atasnya, sedangkan pemilik lahan dan bangunan diminta untuk menunjukkan bukti sertifikat kepemilikan tanah.
"Untuk Pengerjaan jalan itu Desember ini sudah harus selesai, tapi kalau bermasalah dengan tanah akan dilanjutkan tahun depan baru bisa diselesaikan," katanya.
Sementara itu, anggaran yang dialokasikan untuk pelebaran jalan Cendrawasih yang bermasalah dengan status tanah dialihkan ke pekerjaan lain terkait pelebaran jalan dengan nilai anggaran tidak lebih dari anggaran untuk pelebaran jalan.
“Jadi anggaran untuk pengerjaan yang belum digunakan akan kita ploting ke pembangunan pada tanah yang terdampak sesuai dengan anggaran yang ada,” kata Robert.
Pembangunan jalan tembus bandara sisi selatan terkendala harga tanah
Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Mimika juga terkendala pembangunan jalan yang menghubungkan sisi selatan Bandara Mosez Kilangin Timika dengan Bundaran Petrosea, karena lahan bermasalah.
Pihaknya masih berkoordinasi dengan pemilik lahan agar tidak menjual lahan dengan nilai yang tidak wajar, namun memberikan kesempatan kepada tim penilai untuk turun dan memperkirakan harga lahan.
“Tanah yang dari bandara tembus Bundaran Petrosea juga masalah tanah,” kata Robert.
Ia juga menambahkan, pekerjaan pelebaran Jalan Cendrawasih akan selesai pada Desember 2022, sedangkan sejumlah titik yang belum dikerjakan karena terkendala lahan akan dianggarkan untuk tahun ini agar selesai tahun depan.
"Yang jelasnya, akan diselesaikan tahun ini," kata Robert.
Mekanisme ganti rugi lahan sejak awal salah
Proses pembayaran ganti rugi tanah yang terkena pelebaran jalan, kata dia, seharusnya sudah dicatat oleh DPKPP Kabupaten Mimika untuk dianggarkan dan dibayarkan sebelum pelebaran jalan dilakukan, agar tidak terkendala seperti sekarang.
![]() |
| GOYANG DADU ASLI LEBIH ASYIK |
BANDAR DADU - BANDAR SAKONG - BANDAR CEME - ADU CEME - SLOT - SICBO - OGLOK - BOLA TANGKAS - HAPPY ROYAL - POKER - DOMINO - GLX GAMES

Posting Komentar