KPK Telah Menangkap Sebanyak 9 Kepala Daerah pada Periode Januari - Juni 2022, Berikut Daftarnya

KPK 
 


GLX GAMES - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap 9 kepala daerah pada periode Januari-Juni 2022. Enam di antaranya merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.


Berdasarkan catatan awak media, kepala daerah terbanyak ditangkap pada Januari 2022. Saat itu, KPK menangkap empat kepala daerah, tiga di antaranya hasil OTT.


Berikut data lengkapnya!


Januari 2022: Dari Rahmat Effendi ke Mantan Bupati Buru Selatan


Kepala daerah pertama yang ditangkap KPK adalah Walikota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi. Bang Pepen, panggilan akrabnya, terkena OTT di rumahnya pada Rabu, 1 Januari 2022, atas dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan.


Seminggu kemudian, Rabu 12 Januari 2022, KPK melakukan OTT terhadap Bupati nonaktif Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (AGM). Ia ditangkap di sebuah mal di kawasan Jakarta Selatan atas dugaan suap dalam pengadaan barang dan jasa serta perizinan.


Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana PA, menjadi kepala daerah ketiga yang terkena OTT oleh KPK pada Januari 2022. Ia ditangkap atas dugaan suap menerima hadiah atau janji.


Terakhir, pada Januari 2022, KPK menangkap mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono. Ia ditangkap karena diduga menerima suap, gratifikasi, dan melakukan tindak pidana pencucian uang.


Maret-April 2022: Mantan Bupati Tabanan hingga Ade Yasin


KPK pada Maret 2022 tidak melakukan OTT. Namun, dua tersangka ditahan atas dugaan korupsi.


Kepala daerah yang ditahan KPK adalah mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan mantan Gubernur Riau Annas Maamun. Mantan Bupati Tabanan ditangkap terkait dugaan kasus korupsi DID, sedangkan Annas kembali ditangkap terkait kasus suap DPRD.


Bupati Bogor tidak aktif Ade Yasin menjadi kepala daerah pertama dan satu-satunya yang dikenai OTT oleh KPK pada April 2022. Ia ditangkap terkait dugaan suap kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat.


Mei-Juni 2022: Walikota Ambon dan mantan Walikota Yogyakarta


Wali Kota Ambon yang tidak aktif, Richard Louhenapessy, ditangkap KPK pada Mei 2022. Ia ditangkap karena diduga menerima suap untuk izin 20 gerai Alfamidi pada 2020.


Sementara itu, mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti ditangkap KPK pada Juni 2022. Ia ditangkap karena diduga menerima suap untuk perizinan pembangunan Apartemen Royal Kedhaton.




CIPTAKAN TAKTIK UNIK DAN LIHAT LANGSUNG HASILNYA


BANDAR DADU - BANDAR SAKONG - BANDAR CEME - ADU CEME - SLOT - SICBO - OGLOK - BOLA TANGKAS - HAPPY ROYAL - GLX GAMES - POKER - DOMINO

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama